KEROBOKAN, iNewsBadung.id - Timedoor Academy memperkuat komitmennya dalam mendukung pemerataan talenta digital melalui kolaborasi bersama tenaga pendidik di SDN 2 Kerobokan pada 12 Maret 2026.
Workshop intensif ini digelar sebagai wadah pelatihan untuk mendalami bidang koding dan kecerdasan artifisial (AI) guna meningkatkan kompetensi digital guru. Langkah ini juga menjadi respons terhadap kebijakan pemerintah melalui Kepmendikdasmen Nomor 126/P/2025 dan 127/P/2025 yang mendorong adopsi kurikulum koding dan AI sebagai fondasi pendidikan masa depan.
Program ini dirancang untuk mendampingi sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum IT yang terstruktur namun tetap mudah diadaptasi.
Kepala SDN 2 Kerobokan, Sayu Ketut Yasmini, menyambut antusias pelatihan yang diikuti oleh 14 guru tersebut. Dalam sesi yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini, para pendidik dipersiapkan untuk menjadi penggerak literasi digital yang mampu membimbing siswa bertransformasi dari sekadar konsumen teknologi menjadi pencipta inovasi.
Materi yang disusun Timedoor Academy mengacu pada naskah akademik yang ditetapkan pemerintah dan mencakup computational thinking hingga dasar pemrograman.
Para guru diajak bereksplorasi menggunakan platform Learning Management System (LMS) serta praktik langsung membangun model sederhana menggunakan Teachable Machine.
Selain itu, metode berbasis proyek melalui penggunaan Scratch memastikan peserta dapat mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar-mengajar secara nyata di kelas.
Kolaborasi di SDN 2 Kerobokan ini merupakan bagian dari gerakan literasi digital yang lebih luas di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, kemitraan strategis telah terjalin dengan lebih dari 50 institusi pendidikan dan melibatkan lebih dari 300 guru.
Melalui rangkaian workshop ini, pendidikan IT yang berkualitas dan inklusif diharapkan dapat terwujud demi menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
