UTP Jalin Kerjasama dengan LSM Belgia, Fokus pada Pertanian dan Tanaman Organik

Peni berharap, kerjasama ini menjadi satu sinergi positif bagi produsen dan positif bagi proyek karena calon pembeli juga akan lebih terbantu karena hanya akan menerima barang-barang berkualitas sesuai protokol pasar organik.
Sementara Suswadi menyebutkan, kerjasama ini bertujuan membangun kemitraan dengan pihak-pihak yang mempunyai pengalaman global, seperti Ricolto ini.
Ditambahkan Suswadi, pengalaman dan pemberdayaan masyarakat yang sudah dilakukan Ricolto baik di Indonesia maupun di luar negeri tidak diragukan lagi, sehingga UTP sangat berharap bahwa kerjasama ini bisa terbentuk dengan baik dan saling menguntungkan.
“Melalui kerjasama ini aktivitas akademika UTP terutama dosen dan mahasiswa bisa mengimplementasikan ilmu, inovasi, teknologi yang dimiliki untuk pemberdayaan masyarakat," urai Suswadi di ruang sidang kampus 1 UTP Surakarta.
Suswadi juga berharap, dalam aspek pendidikan, Ricolto bisa menjadi praktisi atau dosen tamu, menjalin kerjasama dalam seminar internasional ataupun publikasi.
Dalam aspek pengabdian masyarakat, disebutkan pula dapat melakukan kerjasama antara UTP yang mempunyai ilmu, sedangka urusan teknologi, jaringan dan asset diserahkan pada ricolto.
Sehingga diharapkan Suswadi, kerjasama ini dapat meningkatkan kualitas institusi.
Kegiatan ini juga disaksikan Wakil Rektor III, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Pertanian, Kepala Inovasi, Kerjasama dan Kewirausahaan (IKK), Kepala bagian Kerjasama dan Kepala Biro I dan Biro II.
Semoga tulisan tentang UTP jalin kerjasama dengan LSM Belgia, fokus pada pertanian dan tanaman organik ini dapat bermanfaat bagi para pembaca, jangan lupa share dan nantikan selalu tulisan lain hanya di iNewsbadung.id. ***
Editor : Asarela Astrid