Data Penderita DBD Denpasar, Angka Kasus Naik Signifikan Awal 2025

DENPASAR, iNewsbadung.id - Kota Denpasar sedang gencar melakukan upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan melaksanakan fogging Ultra Low Volume (ULV) secara massal di area publik.
Langkah ini merupakan respon cepat terhadap peningkatan kasus DBD yang tercatat di awal tahun 2025.
Menurut keterangan dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, A.A Ayu Agung Candrawati, fogging ULV ini menggunakan teknologi pengasapan dengan partikel sangat kecil yang efektif untuk membasmi nyamuk dewasa pembawa virus DBD.
"Kami melakukan fogging ULV di jalan-jalan utama, taman kota, dan lapangan umum untuk menekan populasi nyamuk dewasa yang menjadi vektor penyakit DBD, chikungunya, dan zika," jelasnya.
Kegiatan fogging ULV ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 2 hingga 30 April 2025. Namun, Ayu menekankan bahwa fogging saja tidak cukup.
Ia mengajak seluruh warga Denpasar untuk aktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M+ secara rutin di rumah masing-masing.
"Fogging ULV ini akan lebih efektif jika dibarengi dengan PSN 3M+, yaitu Menguras tempat penampungan air, Menutup tempat penyimpanan air, dan Mendaur ulang barang bekas. Kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk mengendalikan penyebaran DBD," tegas Ayu.
Data dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar menunjukkan adanya lonjakan kasus DBD yang signifikan.
Pada bulan Januari 2025, tercatat 167 kasus, dan melonjak menjadi 322 kasus pada bulan Februari. Peningkatan ini menjadi perhatian serius dan mendorong pemerintah kota untuk mengambil tindakan pencegahan yang lebih intensif.***
Editor : Bramantyo